Cara Mengatasi Rambut Rontok

Biasanya seseorang akan mengalami kerontokan sekitar 100 helai rambut per harinya. Kondisi semacam itu normal terjadi, sebab rambut mengalami tiga fase yakni pertumbuhan, istirahat, dan kerontokan.

Pola kerontokan rambut pada pria dikenal dalam dunia medis dengan ‘alopesia androgenetik’. Kerontokan ini terjadi karena akar rambut yang telalu peka terhadap salah satu jenis hormon testosteron yakni dihidrotestosteron (DHT). Tingginya DHT dalam tubuh mengakibatkan helai rambut menjadi tipis, sehingga sangat mudah rontok.

Penyebab Rambut Rontok

1. Gangguan Hormon

Ada beberapa hormon yang dapat penyebabkan rambut rontok, yaitu Hormon Alopesia Androgenetik, Hormon Dihydro Testosterone (DHT), dan Hormon Alopesia Areata. Rambut rontok bisa terjadi karena gangguan hormon Alopesia Androgenetik. Hormon ini merupakan penyebab kebotakan yang paling banyak terjadi, dengan persentase sebesar 70% pada pria dan 40% pada wanita. Kebotakan karena hormon ini merupakan salah satu penyakit keturunan yang disebabkan oleh peningkatan sensitivitas genetik dari folikel rambut terhadap dihydrotestosterone (DHT).

Sedangkan Hormon Alopesia Areata adalah gangguan hormon yang mengakibtkan rambut menjadi pitak. Hormon ini diakibatan oleh penyakit yang disebut autonium. Pada kondisi ini, umumnya terjadi pada kalangan remaja dan dewasa muda. Namun kerontontokan jenis ini tidak bersifat permanen yang artinya rambut akan tumbuh kembali setelah satu tahun. Ada beberapa penyakit yang dapat menyebabkan alopesia areata ini seperti diabetes, anemia penyakit tiroid, vitiligo dan persinius. Selain itu penyebab kerontokan pada wanita biasanya pada saat memasuki masa monopouse, masa kehamilan serta pengaruh penggunaan alat kontrasepsi.

2. Pengaruh Gizi dan Vitamin

Penyebab rambut rontok parah selanjutnya bisa terjadi karena pengaruh gizi dan vitamin. Kulit kepala merupakan tempat dimana rambut tumbuh dan akar rambut menempel. Sehingga kesehatannya perlu dijaga dengan nutrisi yang cukup. Asupan gizi dan vitamin yang kurang menyebabkan rambut menjadi mudah rontok. Kerontokan yang terjadi karena helaian rambut yang tumbuh menipis dan menjadi mudah rapuh. Oleh karena itu, keseimbangan makanan dengan memperhatikan gizi serta vitamin sangat penting dan dapat mengatasi rambut rontok.

3. Penggunaan Bahan Kimia

Perawatan rambut yang terlalu berlebih dengan menggunakan bahan kimia menjadi salah satu penyebab rambut rontok. Pewarnaan rambut yang terlalu sering dan menggunakan dosis yang berlebihan dapat memicu kerusakan rambut. Oleh sebab itu, telitilah sebelum melakukan pewarnaan pada rambut. Selain itu zat kimia yang digunakan pada proses pelurusan rambut atau rebounding. Proses pendiaman rambut selama 30 menit pada pelurusan rambut ini memperparah kerontokan yang akan dialami oleh rambut.

4. Alat Penata Rambut

Untuk menunjang penampilan agar selalu terlihat cantik, kaum wanita biasanya rela meluangkan waktu berjam-jam di salon. Padahal perawatan dengan menggunakan alat pencatokan dan pengeritingan rambut berdampak buruk bagi rambut. Alat catok digunakan dekat dengan kulit kepala sehingga membuat akar rambut menjadi kering dan rambut menjadi lebih cepat patah. Sedangkan pada alat keriting, rambut dililitkan pada alat dan membuat akar rambut tertarik sehingga rambut menjadi pecah-pecah dan bercabang. Alat lain yang sering digunakan ialah hair dryer atau pengering rambut. Penggunaan alat ini yang terlalu sering mengakibatkan rambut menjadi cepat kering dan membuat akar rambut patah sehingga kerontokan menjadi lebih cepat terjadi.

5. Efek Samping Obat

Ada beberapa obat yang memiliki efek samping membuat rambut rontok. Diantarnya ialah obat yang digunakan untuk menangani depresi, obat pengencer darah, obat kemoterapi, dan kontrasepsi. Kerontokan akan berkurang apabila penggunaan obat dihentikan.

6. Jarang Keramas

Rambut rontok juga bisa disebabkan karena jarang keramas. Rambut akan menjadi berminyak dan juga lembab. Hal yang membuat rambut menjadi rontok, ketika adanya paparan sinar matahari yang membuat rambut bercampur dengan keringat. Kemudian rambut yang terdapat pada kulit kepala dapat terserap oleh folikel rambut dan menyebabkan rambut menjadi lepek. Selain itu, pada saat keramas usahan jangan terlalu kencang menggosok kepala. Hal tersebut dapat merusak folikel rambut, karena hal tersebut juga dapat menyebabkan rambut menjadi rontok.

7. Terlalu Kencang Meikat Rambut

Bagi wanita biasanya mengikat rambut dilakukan untuk memperindah penampilan. Akan tetapi, perlu diperhatikan lemah atau kuatnya ikatan yang dibuat. Rambut yang diikat dengan kuat menyebabkan akar rambut tertarik. Inilah yang membuat terjadinya kerontokan. Apabila ingin mengikat rambut dengan kuat usahakan tidak lebih dari dua jam. Karena ikatan yang kuat tidak hanya membuat rambut rontok tetapi juga sakit kepala.

Cara Mengobati Rambut Rontok Secara Alami Tanpa Efek Samping

Tak salah apabila rambut dianggap sebagai sebuah mahkota bagi seseorang, sebab ia sangat berpengaruh terhadap penampilan. Jatuhnya setiap helai rambut tentu akan membuat penampilan terlihat buruk. Nah berikut ini ada beberapa cara mengatasi rambut rontok secara alami yang bisa kamu coba.

1. Lidah buaya – aloe vera

Lidah buaya atau aloe vera, sudah dikenal sejak jaman dulu sebagai herbal berkhasiat untuk merawat rambut. Beberapa ahli berpendapat, kandungan vitamin dan mineral lengkap dalam tanaman ini akan merangsang pertumbuhan rambut baru dari akar, memperbaiki sel/jaringan rambut yang rusak, dan mampu menghitamkan rambut secara alami.

Cara mengatasi rambut rontok dengan lidah buaya:

– Sediakan lidah buaya seperlunya, cari yang masih segar.
– Belah menjadi dua bagian, lalu ambil gel yang ada di dalamnya.
– Oleskan lidah buaya ke seluruh kulit kepala setelah keramas.
– Diamkan selama kurang lebih 30 menit, atau sampai kering.
– Bilas dengan memakai air dingin sampai bersih sempurna.
-lakukan minimal 1x sehari setelah mandi untuk hasil maksimal.

2. Teh hijau dan daun seledri

Teh hijau mengandung senyawa antioksidan tinggi yang dapat membantu melancarkan sirkulasi darah di bagian kepala. Sedangkan daun seledri, ia memiliki kandungan vitamin A, vitamin B, dan zat besi yang terbukti dapat menguatkan rambut dari akarnya. Selain itu, dengan penggunaan rutin campuran teh hijau dan daun seledri juga efektif untuk mengkilaukan rambut.

Cara mengatasi rambut rontok dengan daun seledri dan teh hijau:

– Siapkan handuk yang sudah direndam air lemon hangat.
– Gunakan handuk hangat tadi untuk menutup kepala selama 10 menit.
– Setelah itu, tetesi rambut dengan menggunakan seduhan daun seledri dan teh hijau.
– Jangan lupa pijat-pijat lembut supaya meresap sempurna.
– Setelah kurang lebih setengah jam, bilaslah dengan menggunakan air dingin.

3. Kemiri

Kemiri termasuk salah satu bumbu dapur yang paling banyak digunakan ketika memasak. Hampir 66 % lebih kemiri terdiri dari minyak yang mengandung mineral alami lengkap seperti zat besi, kalium, kalsium, dan sebagainya.

Minyak inilah yang sering dipakai oleh orang jaman dulu untuk mempercepat pertumbuhan jenggot dan kumis. Namun selain itu, kamu pun bisa memakai minyak kemiri tersebut untuk mengatasi rambut rontok secara alami.

Cara mengatasi rambut rontok dengan kemiri:

– Ada dua cara yang bisa kamu coba. Pertama dengan membeli minyak kemiri di toko terdekat lalu menggunakannya.
– Kedua membuat minyak kemiri sendiri. Caranya cukup sangrai kemiri secukupnya, lalu haluskan sampai keluar minyaknya.
– Teteskan minyak kemiri merata keseluruh bagian rambut yang sudah bersih. Diamkan 1-2 jam sampai meresap sempurna, kemudian bilas air dingin.

4. Gunakan minyak essensial

Sekarang ini telah banyak beredar produk minyak essensial di kalangan masyarakat. Nah kamu bisa membeli minyak essensial tersebut untuk merawat rambut yang rontok.
Minyak essensial diperkaya dengan kandungan nutrisi seperti vitamin, mineral, antioksidan, dan lainnya yang terbukti menguatkan rambut sampai ke akarnya.

Adapun beberapa minyak essensial yang sangat direkomendasikan antara lain:

– Minyak zaitun
– Minyak lavender
– Minyak kelapa
– Minyak wijen

Caranya: oles dan pijatkan minyak diatas secukupnya setelah keramas selama 1-2 jam. Setelah itu, bilas dengan menggunakan air dingin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *