Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas Agar Anda Tetap Bisa Bekerja Maksimal

Penyebab laptop cepat panas dan cara mengatasinya. Panas merupakan salah satu musuh terbesar bagi laptop. Panas yang berlebihan dari sebuah laptop dapat menggangu performa dari laptop itu sendiri, dah tentunya juga dapat menganggu kinerja dari penggunannya. Dibandingkan dengan sebuah PC, laptop cenderung lebih mudah panas. Karena biasanya sebuah PC masih mempunyai ruang didalamnya yang bisa digunakan untuk sirkulasi udara, sehingga sirkulasi udara pada PC cenderung lebih baik dibandingkan dengan laptop. Sementara laptop dengan desain yang lebih tipis dan minimalis, otomatis menyebabkan komponen yang ada di dalamnya menjadi sangat padat, sehingga sirkulasi udara didalamnya kurang begitu baik. Kali ini saya akan memaparkan beberapa hal yang dapat menyebabkan laptop menjadi cepat panas.

Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas

-Menggunakan Cooling Pad

Cara mengatasi laptop cepat panas yang pertama adalah dengan cara menggunakan cooling pad. Cooling pad memang menjadi teknologi yang dihadirkan untuk membantu menurunkan suhu pada laptop atau benda sejenisnya. Dengan benda ini, anda bisa mengurangi suhu panas pada laptop sebesar 1 sampai 5 derajat. Bahkan tipe yang lebih canggih akan mempunyai kemampuan yang lebih untuk mengurangi panas. Penggunaan cooling pad memang jamak dilakukan sebagai cara mengatasi laptop cepat panas secara mudah dan efisien. Namun, Begawei sarankan juga, untuk tidak memakai cooling pad secara berlebih. Hal ini dikarenakan cooling pad punya kemungkinan untuk membawa debu dan kotoran masuk pada perangkat anda. So, saat anda memutuskan meminjam jasa cooling pad untuk menurunkan suhu laptop, pilihlah yang spesifikasinya benar-benar memadai. Jangan sampai anda memilih cooling pad yang malah bisa menyebabkan kerusakan tambahan pada laptop anda.

-Bersihkan Kipas Atau Heatsink

Kipas yang digunakan terus – menerus, bukan tidak mungkin menumpuk bedu yang cukup banyak. Hal ini dapat menyebabkan kecepatan putar dari kipas menjadi menurun atau melambat. Untuk mengatasinya, lakukan pembongkaran kemudian bersihkan kipas dan heatsink laptop hingga benar – benar bersih, dan usahakan beri pelumas. Tapi Anda juga harus berhati-hati membongkar laptop tersebut jika itu merupakan pengalaman pertama bagi Anda.

-Mengganti Thermal Paste CPU

Cara berikutnya, anda bisa mengganti komponen yang mulai menunjukkan gejala kerusakan. Salah satunya adalah Thermal Paste CPU. Thermal Paste CPU adalah komponen dalam laptop yang berfungsi sebagai penghantar suhu panas pada GPU dan prosesor. Bila laptop tiba-tiba blank secara kontinyu saat beban tinggi, misalnya sedang digunakan untuk main game atau multi tasking, kemungkinan besar masalah terletak pada sistem pendinginannya. Seiring dengan lamanya penggunaan, thermal paste bisa mengalami “dried out” atau mengering. Kalau sudah begitu, tentu saja efektivitasnya pun menjadi berkurang sehingga panas terperangkap pada chip. Nah, cara mengatasi laptop cepat panas yang satu ini mengharuskan anda untuk mengganti salah satu komponen yang sangat penting bagi laptop tersebut. Jika laptop anda sudah menunjukkan gejala sering blank dan overheat, maka cara mengatasi laptop cepat panas yang satu ini bisa anda lakukan. Jadi, Begawei sarankan agar anda secara rutin mengecek kondisi komponen yang ada dalam laptop anda.

-Andalkan Settingan Laptop

Cara mengatasi laptop cepat panas yang terakhir bisa dengan cara melakukan ubahan pengaturan atau setting pada laptop itu sendiri. Selain melakukan setting secara fisik dengan membersihkan laptop dan menggunakan perangkat tambahan seperti cooling pad, kawan Begawei bisa melakukan setting ulang pada sistem laptop untuk membantu menurunkan suhu. Anda bisa melakukan pengaturan LCD dengan pencahayaan yang minim, sehingga tidak akan menguras energi dan membuat laptop menjadi semakin panas. Lihatlah juga pengaturan pada BIOS. Selain mengandalkan pengaturan pada laptop, salah satu cara mengatasi laptop cepat panas yang anda bisa lakukan adalah dengan cara mendownload berbagai software yang dapat digunakan untuk setting power pada laptop. Misalnya saja adalah Speedfan, yang berfungsi untuk mengontrol suhu pada prosessor dan komponen lainnya.

Berikut merupakan beberapa hal yang dapat menyebabkan laptop Anda cepat panas :

-Lamanya Waktu Penggunaan
Kita tentunya sudah tahu, penggunaan laptop dalam jangka waktu yang lama dapat memicu meningkatnya suhu pada komponen – komponen yang ada pada laptop. Apalagi jika laptop digunakan untuk kerja berat, seperti bermain games atau untuk kebutuhan desain grafis, ini lebih mempercepat laptop menjadi panas.

-Peletakan Laptop Saat Digunakan
Terkadang kita asal pakai saja laptop kita disembarang tempat, tanpa memperhatikan berdampak atau tidaknya pada performa laptop kita. Peletakan laptop pada posisi sedang digunakan menjadi penting karena dapat berdampak pada sirkulasi udara yang ada di dalam laptop tersebut. Misalnya kita sering menggunakan laptop dan diletakkan diatas kasur ataupun diatas bantal, ini dapat menghambat sirkulasi udara pada laptop yang efeknya adalah mempercepat proses pentingkatan suhu panas pada komponen – komponen didalamnya. Cara penggunaan seperti itu yang terus – menerus dapat menyebabkan menumpuknya kotoran pada komponen yang ada di dalam laptop, semisal pada heatsink processor.

-Kipas Tidak Berfungsi Normal
Kipas yang tidak berfungsi dengan normal merupakan salah satu penyebab cepat panasnya laptop ketika digunakan, karena jika kipas tidak berfungsi dengan normal, maka akan menyebabkan hawa panas didalam laptop menumpuk dan sulit untuk keluar karena sirkulasi yang tidak baik dan tidak berfungsinya kipas untuk mengalirkan hawa dingin pada komponen didalam laptop. Masalah seperti ini biasanya timbul karena banyaknya kotoran yang menumpuk pada kipas yang dapat memperlampat kinerja dari kipas itu sendiri.

-Thermal Paste Kering
Kita tahu bahwa salah satu komponen yang cepat panas pada laptop adalah pada bagian processor,nah biasanya pada bagian atas processor diberi semacam gelyang disebut thermal pasteyang betujuan untuk mereduksi atau mengurangi panas yang dihasilkan oleh processor. Apabila laptop masih baru, biasanya tidak ada masalah pada thermal pastenya, tetapi setelah melewati masa pemakaian yang lama, lama – kelamaan thermal paste akan mengering, dan ini akan berdampak pada panas yang dihasilkan processor itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *